We are apologize for the inconvenience but you need to download
more modern browser in order to be able to browse our page

Download Safari
Download Safari
Download Chrome
Download Chrome
Download Firefox
Download Firefox
Download IE 10+
Download IE 10+

SAKRAMEN PENGAMPUNAN DOSA DAN IBADAT TOBAT

Sakramen Pengampunan dosa adalah sakramen penyembuhan rohani dalam diri seseorang yang telah dibaptis dan karena berbuat dosa terjauhkan dari Allah. Oleh sakramen ini diperoleh rekonsiliasi dengan Tuhan sendiri.
Dosa adalah perbuatan melawan kasih Tuhan dan sesama. Setiap dosa menjauhkan seseorang dari Tuhan dan sesama. Akibat dosa, manusia kehilangan rahmat Allah yang pernah ia terima dalam sakramen baptis. Relasi dengan sesama pun ikut rusak. Dengan bertobat, seseorang berdosa berdamai kembali dengan Allah, Gereja, dan sesama. Oleh karena itu sakramen ini juga disebut Sakramen Rekonsiliasi.
Gereja melalui pejabat atau minister yang memiliki kuasa para rasul, menjadi saluran rahmat pengampunan dan pendamaian Allah dalam sakramen pengakuan dosa atau sakramen tobat.
Dalam sakramen tobat dituntut “metanoia” atau perubahan hati dan sikap hidup. Allah meminta dari manusia niat baik dan usaha pertobatan yang dilakukan dengan sepenuh hati.
Untuk menjalani pertobatan yang sejati dan pengampunan, seseorang perlu menjalankan langkah-langkah berikut:
1. Menyadari dan mengakui dosa
2. Menyesali dosa
3. Berniat untuk tidak berbuat dosa lagi
4. Mohon ampun
5. Mau menghidupi cara hidup yang baru

Langkah 4 dan 5 dan absolusi atau pelepasan dari dosa dan ikatan-ikatan dosa, seseorang harus mengaku dosa dan menerima sakramen tobat secara pribadi.
Ibadat Tobat bukanlah sakramen, tetapi menolong dan memudahkan seseorang calon pentobat untuk menjalani langkah-langkah yang disebutkan di atas.
Ikutserta dalam Ibadat Tobat sangat baik dan sangat dianjurkan, tetapi Ibadat Tobat bukanlah Sakramen Tobat dan dalam Ibadat Tobat tidak diperoleh absolusi atau pengampunan dosa. Pengampunan dosa itu diterima seorang pentobat dalam Sakreman Tobat secara pribadi pada saat dia menerima absolusi dan menjalankan pertobatan dan penitensi yang secara khusus ditampakkan oleh langkah 5.
Dalam Ibadat Tobat Imam yang melayani dengan bacaan, renungan dan nasehat menolong dan memudahkan umat beriman untuk menerima Sakramen Tobat atau Pengampunan dosa secara pribadi.

20151122192447 (1)

20151122192447

Oleh: Komunitas Sahabat Padre Pio