We are apologize for the inconvenience but you need to download
more modern browser in order to be able to browse our page

Download Safari
Download Safari
Download Chrome
Download Chrome
Download Firefox
Download Firefox
Download IE 10+
Download IE 10+

Perayaan Pekan Suci Paroki Asisi Tebet 2017

Perayaan Pekan Suci Paroki Asisi Tebet 2017 : 13 – 16 April 2017

Pekan Suci merupakan rangkaian ibadat dan perayaan ekaristi dalam perayaan kebangkitan Yesus Kristus yang dikenal dengan perayaan Paskah. Pekan Suci ini dilakukan serentak oleh seluruh umat Katolik di dunia, termasuk di Paroki Asisi Tebet. Perayaan Pekan Suci Paroki Asisi Tebet 2017 ini berlangsung dengan khidmat dan syahdu mulai dari Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci dan Minggu Paskah. Wilayah Pancoran sebagai Panitia Paskah bekerja sama dengan tim seksi liturgi telah mengemas perayaan ini dengan baik dan menarik tanpa mengurangi makna masing-masing perayaan Pekan Suci.

Rangkaian ini diawali dengan perayaan Minggu Palma dengan menggunakan arak-arakan dari lapangan sekolah Asisi dengan palma ditangan oleh seluruh umat. Yang menjadikan Minggu Palma meriah adalah dengan adanya tema Nusantara untuk dresscode yang disarankan oleh panitia pelaksana dan dresscode itu pun dijadikan lomba dresscode terbaik. Arak-arakan Minggu Palma diawali dengan tari-tarian Nusantara yang mengiringi semua umat menuju ke dalam Gereja, lalu dilanjutkan dengan tim persembahan dari Bina Iman Anak yang melibatkan anak-anak TK dan SD.

Kemudian memasuki Kamis Putih ditandai dengan perayaan pembasuhan kaki para rasul oleh Pastor pemimpin misa kepada 12 orang bapak perwakilan dari beberapa lingkungan dan wilayah yang berperan sebagai rasul. Peristiwa ini sangat sirat makna karena benar merasakan kehadiran Yesus dalam diri Pastor yang rela membasuh kaki umatnya sebagai bentuk pelayanan diri yang utuh. Setelah perayaan misa Kamis Putih yang ke-2, panitia Paskah dan tim seksi liturgi mengadakan ibadat Tuguran sebagai tanda permenungan kita untuk menyambut Jumat Agung sebagai perayaan sengsara Tuhan Yesus Kristus.

Jumat Agung diawali dengan ibadat jalan salib terakhir pada hari Jumat, 14 April 2017 pk 08.00. Perayaan puncak Jumat Agung ditandai dengan pasio dan ibadat penyembahan salib. Ibadat ini sebagai makna penyesalan dan pertobatan kita atas sengsaranya Tuhan Yesus Kristus disalib. Ibadat penyembahan salib ini dilakukan oleh seluruh umat dengan mencium salib yang dibawa oleh para Pastor dan prodiakon.

Perayaan berikutnya adalah dengan Sabtu Suci, yaitu perayaanadalah hari terakhir dalam Pekan Suciyang dirayakan sebagai persiapan perayaan Paskah.Hari Sabtu Suci memperingati pada saat tubuh Yesus Kristusdibaringkan di kubur setelah pada hari Jumat Agung wafat disalibkan, dan sebagai makna untuk menghantar doa kita menyambut kebangkitan Nya. Sabtu Suci dilambangkan dengan lilin Paskah yang dibakar dan dinyalakan, dan dengan air suci yang diperciki kepada seluruh umat sebagai peringatan akan pembaptisan. Pada perayaan Sabtu Suci tahun ini, Paroki Asisi Tebet menerima beberapa anggota baru yang dibaptis dan diterima sebagai umat Katolik yang baru.

Sebagai puncaknya, seluruh umat merayakan perayaan Minggu Paskah pada hari Minggu, 16 April 2017. Lantunan doa dan lagu sangat meriah menyambut kebangkitan Tuhan Yesus Kristus pada saat perayaan ekaristi. Sebagai ucapan syukur, panitia Paskah dan teman-teman OMK mengadakan acara ramah tamah dan lomba dihalaman gereja. Seluruh umat menikmati ramah tamah dengan makanan dan hiburan musik, sementara anak-anak TK dan SD mengikuti lomba mencari dan menghias telur Paskah.

Semoga perayaan Paskah Paroki Asisi Tebet tahun 2017 ini membawa sukacita bagi seluruh umat dan kita semakin diberikan pembaharuan sebagai manusia yang terus beriman dan mencintai Tuhan Yesus Kristus.

 

– Komsos Asisi Tebet –