We are apologize for the inconvenience but you need to download
more modern browser in order to be able to browse our page

Download Safari
Download Safari
Download Chrome
Download Chrome
Download Firefox
Download Firefox
Download IE 10+
Download IE 10+

26 Maret 2017

Profil Mgr.Samuel Oton Sidin, OFMCap

Beliau lahir di Peranuk, 12 Desember 1954, merupakan anak ke-5 dari 11 bersaudara dari pasangan Bapak Yakobus Sidin dan Ibu Yakoba Unduk. Mengawali pendidikan di SD Setibak, SD Teriak dan SD Bengkayang (1962-1969), SMP Timonong dan Seminari Menengah St.Paulus, Nyarumkop (1970-1976), kemudian masuk Ordo Kapusin pada 12 Januari 1977, menerima kaul kekal pada 18 Juli 1982 dan menerima tahbisan imamat pada 1 Juli 1984. Selanjutnya menjadi Pastor Rekan di Paroki Nyarumkop dari 1984-1985. Beliau melanjutkan studi strata 3 Spiritualitas di Antonianum, Roma dari 1985-1990. Sepulangnya studi dari Roma, beliau diangkat menjadi Wakil Magister Novisiat Kapusin di Prapat, Sumut dari 1993-1997, lalu diangkat menjadi Provinsial Ordo Kapusin provinsi Pontianak pada 1997-2003. Pada tahun 2003-2008, Mgr.Sam menjabat sebagai Direktur Rumah Pelangi, dan mendapat penghargaan Kalpataru dari Presiden Bambang Yudhoyono pada tahun 2012 untuk bidang konservasi hutan. Pada tahun 2009-2012 beliau lanjut menjabat Provinsial Ordo Kapusin provinsi Pontianak. Dan pada tahun 2012-2016 beliau diutus menjadi Pastor Kepala Paroki Santo Fransiskus Asisi, Tebet, Keuskupan Agung Jakarta, sebelum akhir nya diangkat sebagai Uskup Keuskupan Sintang pada 21 Desember 2016.

Banyak sekali pelayanan Mgr.Sam yang sangat nyata yang dapat dilihat selama di Paroki Asisi Tebet. Beliau yang sangat cinta pada lingkungan hidup ikut menanam beberapa tanaman dan tumbuhan diarea Gereja, Pastoran dan Gua Maria, hingga lingkungan Gereja pun terlihat lebih asri dari yang sebelumnya. Mgr.Sam merupakan sosok Pastor Kepala Paroki yang baik dan setia merangkul seluruh umat di Paroki Asisi Tebet mulai dari orang muda hingga orang tua, baik sebagai Pastor maupun sebagai Bapak, walaupun kadang ada anggapan bahwa beliau galak karena terlihat jarang tersenyum. Mgr.Sam sangat gemar memancing, kegiatan yang biasa dilakukan dengan pastor rekan dan beberapa pegawai Gereja ketika kegiatan Paroki sedang tidak padat. Mgr.Sam juga memiliki andil yang sangat besar bagi perkembangan dan pertumbuhan Paroki Asisi Tebet terutama dalam menyambut HUT 50 tahun Paroki pada 4 Oktober 2016 yang lalu. Beliau memiliki gagasan untuk perbaikan dan penambahan beberapa fasilitas Paroki seperti Pojok Fransiskus, Gua Maria, Ruang Adorasi, Gedung Karya Pastoral dan Rumah Pastoran yang sudah mulai pada tahun 2016.

Pengumuman pengangkatan Mgr.Samuel Oton Sidin, OFMCap pada 21 Desember 2016 oleh Mgr.Antonio Guido Filipazzi menjadi berita sukacita yang memberi kebahagiaan dan kebanggaan bagi seluruh umat Paroki Asisi Tebet pada khususnya dan seluruh umat seluruh Nusantara pada umumnya. Ini membuktikan bahwa Pastor Sam sebagai mantan Pastor Kepala Paroki Asisi Tebet kami ini memang layak dan pantas menggembala umat dalam lingkup yang besar dengan tanggung jawab yang lebih besar pula.

Selamat bertugas Mgr.Samuel Oton Sidin, OFMCap sebagai gembala umat di Keuskupan Sintang, Kalimantan Barat! Semoga Tuhan selalu memberikan kesehatan dan kesetiaan dalam tugas dan pelayananmu selama di Sintang. Doa kami umat Paroki Asisi Tebet selalu menyertai Mgr.Sam. Tuhan berkati!

 

-Komsos Asisi Tebet-

7 Desember 2016

Hari Natal menjelang. Kesibukan di sana-sini mulai terasa. Sibuk membuat kue, membeli kartu Natal untuk dikirim kepada teman, membuat dekorasi Natal, atau mulai berpikir-pikir hadiah apa yang akan kita dapat pada Natal kali ini, ya? Sebuah buku tentang cerita Natal? Baju baru, atau … sepotong kue Natal yang hmm … nikmaaat!! Natal memang selalu dinanti-nanti. […]......Baca Selanjutnya / ➝

9 Juni 2016

Dekorasi Altar Green Sunday Paroki Asisi Tebet

“Merawat Rahim Kehidupan Dengan Hati”

 

Dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup se-dunia tanggal 5 Juni, Uskup Agung Jakarta menetapkan hari Sabtu-Minggu, 4-5 Juni 2016 sebagai Green Sunday atau Minggu Hijau. Sesuai dengan Arah Dasar Keuskupan Agung Jakarta 2016 – 2020, kepedulian pada lingkungan hidup telah ditetapkan menjadi salah satu perhatian penting dalam keterlibatan kita di tengah masyarakat. Hal inilah yang mau ditumbuhkan kepada masyarakat untuk meningkatkan kecintaan kita pada lingkungan khususnya tanaman.

Keuskupan Agung Jakarta mendorong paroki-paroki untuk memakai momen hari Minggu, 5 Juni 2016 ini untuk menyadarkan kepedulian lingkungan hidup kepada seluruh umat. Salah satu cara yang dilakukan adalah membuat dekorasi altar dan panti imam yang ramah lingkungan dengan memakai tanaman-tanaman hidup. Adapun kegiatan dan hasil dekorasi altar dan panti imam ini diikutsertakan dalam lomba dekorasi altar ramah lingkungan se Keuskupan Agung Jakarta. Tema lomba dekorasi altar ini adalah “Merawat Ibu Bumi, Rahim Kehidupan”.

Seksi Lingkungan Hidup Paroki Asisi bekerja sama dengan Seksi Dekorasi dan Seksi Komsos Paroki Asisi menyambut baik kesempatan ini. Mengawali momen ini, seluruh tim berkumpul untuk membuat skema rencana dekorasi dengan membuat sketsa altar beserta tanaman yang akan diletakkan, lalu membuat perincian biaya pembelian tanaman-tanaman tersebut. Sub tema yang kami ambil untuk lomba ini adalah “Merawat Rahim Kehidupan Dengan Hati”. Sub tema ini menginspirasi kami untuk menjalankan proses lomba ini dengan hati yang penuh syukur dan sukacita, seperti kami merawat dengan hati lingkungan Gereja agar tetap terlihat indah dan asri. Tim dekorasi memang tidak terlalu banyak, tetapi kami merasakan adanya kesatuan hati ketika proses dekorasi berjalan, dimana kami mau melakukan ini untuk kebesaran dan kemuliaan Tuhan. Kami berkreasi dengan beberapa tanaman dan bunga hidup yang dirangkai dengan beberapa aksesori kayu dan anyaman.

Besar harapan kami, dekorasi ini akan menginspirasi seluruh umat Paroki Asisi untuk terus bersyukur akan kerahiman Allah melalui ciptaan alam semesta yang telah dikaruniakan bagi kita dan anak cucu kita.

 

copyright : Paroki Asisi Tebet

23 Maret 2016

PERAYAAN PEKAN SUCI Umat Katolik di seluruh dunia mempersiapkan diri untuk menyambut Tri Hari Suci atas penderitaan hingga kebangkitan Yesus, juru selamat dunia. Tri Hari Suci merupakan rangkaian pekan suci yang dimulai dari Minggu Palma yang dirayakan pada hari Minggu, 20 Maret 2016. Dan selanjutnya Tri Hari Suci dimulai dari Kamis putih, Jumat Agung, dan […]......Baca Selanjutnya / ➝

25 November 2015

Sakramen Pengampunan dosa adalah sakramen penyembuhan rohani dalam diri seseorang yang telah dibaptis dan karena berbuat dosa terjauhkan dari Allah. Oleh sakramen ini diperoleh rekonsiliasi dengan Tuhan sendiri. Dosa adalah perbuatan melawan kasih Tuhan dan sesama. Setiap dosa menjauhkan seseorang dari Tuhan dan sesama. Akibat dosa, manusia kehilangan rahmat Allah yang pernah ia terima dalam […]......Baca Selanjutnya / ➝

25 November 2015

Hal baik apa saja yang dihasilkan oleh kerendahan hati Yesus? Kerendahan hati yang Yesus perlihatkan sepanjang hidupnya menghasilkan sukacita dan berkat. Yehuwa bersukacita melihat Putra yang dikasihi-Nya dengan rendah hati menaati Dia. Para rasul dan murid Yesus pun disegarkan oleh kelembutan dan kerendahan hatinya. Teladannya, ajarannya, dan pujiannya yang hangat mendorong mereka untuk maju secara […]......Baca Selanjutnya / ➝

20 November 2015

Berbicara tentang kesetiaan adalah bagian yang tak terpisahkan dari hidup kita, baik sebagai Umat Allah maupun sebagai anggota masyarakat. Kesetiaan akan menentukan kualitas dan kesuksesan kita dalam hidup, apapun status dan tanggung jawab yang diberikan kepada kita serta situasi dan kondisi yang kita hadapi. Konsekuensi lebih lanjut, orang setia akan banyak diserahi tanggung jawab. Ingatlah […]......Baca Selanjutnya / ➝

20 November 2015

Bila dibandingkan dengan romo-romo Fransiskan lain yang pernah bertugas di Paroki St. FRANSISKUS ASISI Tebet, mungkin romo Joni bukanlah romo ngetop/populer sebagaimana romo-romo lain… alm tidak sengetop romoPaulinus misalnya, yang pandai jago berkhotbah, tidak seflamboyan Romo Victor Romo Kosmas Romo Cahyo, atau tidak seistimewa Romo Giovanni atau Romo Fidelis – saat diumumkan akan memimpin misa […]......Baca Selanjutnya / ➝

13 November 2015

Mgr. Johannes Maria Trilaksyanta Pujasumarta (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 27 Desember 1949 – meninggal diSemarang, Jawa Tengah, 10 November 2015 pada umur 65 tahun) adalah Uskup Agung di Keuskupan Agung Semarang. Ditahbiskan menjadi Imam pada tanggal 25 Juni 1977 dan terpilih menjadi Uskup Agung di Keuskupan Agung Semarang pada tanggal 12 November 2010. Mgr. Johannes Maria […]......Baca Selanjutnya / ➝

2 November 2015

Sejalan dengan Hari Raya Semua Orang Kudus, berkembang pula Peringatan Arwah Semua Orang Beriman. Gereja tak henti-hentinya mendorong umat beriman untuk mempersembahkan doa-doa dan Misa Kudus bagi jiwa-jiwa umat beriman yang telah meninggal dunia, yang masih berada di purgatorium. Pada saat kematian mereka, jiwa-jiwa ini belum bersih sepenuhnya dari dosa-dosa ringan atau belum melunasi hutang […]......Baca Selanjutnya / ➝